Di halaman ini
- XLM di Malaysia: jawaban singkatnya
- Harga XLM di Malaysia dan pasar XLM/MYR
- Apakah kripto legal di Malaysia? Cara SC mengatur aset digital
- Bank Negara Malaysia: bukan alat pembayaran sah, tapi melirik stablecoin
- Pajak kripto di Malaysia: kata LHDN
- Cara beli XLM di Malaysia dengan ringgit
- Remitansi: Malaysia mengirim, dan peran jujur Stellar
- Stellar di Malaysia: Myrra milik Kenanga dan reksa dana tokenisasi
- Istilah pencarian lokal: Inggris dulu, Melayu menyusul
- Tetap aman dengan XLM di Malaysia
XLM di Malaysia: jawaban singkatnya
Ya, warga Malaysia boleh membeli, menyimpan, dan menjual Stellar Lumens (XLM) secara legal, dan bisa langsung memakai ringgit. Exchange kripto wajib terdaftar di Securities Commission Malaysia (SC) sebagai bursa aset digital, dan saat pengecekan terakhir kami, dua dari lima operator terdaftar, Luno dan Hata, menjalankan pasar XLM/MYR aktif. Kripto bukan alat pembayaran yang sah, dan kena pajak penghasilan atau tidak tergantung apakah LHDN, otoritas pajak Malaysia, menilai aktivitasmu sebagai trading atau investasi jangka panjang. Harga XLM live dalam ringgit ada di widget di atas, sedangkan grafik lengkap dalam dolar AS ada di halaman harga XLM kami.
Bagi pembaca Indonesia, Malaysia adalah tetangga terdekat dengan cerita Stellar yang menarik, dan ceritanya justru bukan soal trading ritel. Pada Februari 2026, Kenanga Group meluncurkan reksa dana pasar uang tokenisasi pertama di Malaysia di platform yang dibangun di atas blockchain Stellar, termasuk satu reksa dana syariah. Di bawah ini kami membahas pasarnya, aturan SC, sikap Bank Negara, pajak, setoran, remitansi, dan keamanan. Untuk pasar tetangga lainnya, buka hub Asia kami.
Harga XLM di Malaysia dan pasar XLM/MYR
Widget di atas mengonversi harga XLM global ke ringgit, tapi harga yang benar-benar kamu bayar berasal dari order book di exchange-mu. Dan order book ringgit untuk XLM itu kecil.
Dalam data terakhir yang kami tarik dari daftar pasar XLM di CoinGecko, sekitar US$91 juta XLM berpindah tangan di 215 pasar yang terlacak dalam 24 jam. Pasangan ringgit hanya menyumbang sekitar US$10.000, kira-kira 0,01%. Hampir semuanya terjadi di Luno, sementara pasar XLM/MYR di Hata hanya mencatat transaksi sekitar US$75. Sebagai perbandingan, pasangan USDT menguasai sekitar 77% volume XLM global.
Untuk pembelian beberapa ratus ringgit, order book yang tipis jarang jadi masalah. Untuk order lebih besar, spread dan kedalaman pasar mulai terasa, dan satu market order besar bisa menggeser harga, jadi cek order book dan bandingkan kuotasi aplikasi dengan widget live. Pasar teregulasinya sendiri jauh dari kecil: SC melaporkan RM17,14 miliar nilai trading di exchange terdaftar pada 2025, naik dari RM13,93 miliar pada 2024. XLM hanya irisan kecil di dalamnya. Di peringkat adopsi, Malaysia tidak muncul di 20 besar publik indeks Chainalysis 2025 maupun 2026, dan posisi pastinya tidak bisa kami pastikan.
Apakah kripto legal di Malaysia? Cara SC mengatur aset digital
Legal. Alih-alih membuat undang-undang kripto tersendiri, Malaysia memasukkan aset digital ke dalam hukum pasar modal yang sudah ada.
Token digital sebagai efek: Prescription Order 2019
Capital Markets and Services (Prescription of Securities) (Digital Currency and Digital Token) Order 2019, yang berlaku sejak 15 Januari 2019, menetapkan mata uang digital dan token digital sebagai efek. Akibatnya, keduanya tunduk pada Capital Markets and Services Act 2007, sehingga siapa pun yang menjalankan pasar untuk aset ini butuh persetujuan SC. Tautan lembaran resminya dimuat di daftar exchange terdaftar milik SC.
RMO-DAX: siapa yang boleh menjalankan exchange kripto
Exchange wajib terdaftar sebagai Recognized Market Operator – Digital Asset Exchange (RMO-DAX) berdasarkan Guidelines on Recognized Markets dari SC. Daftar SC yang diperbarui pada 20 Juli 2026 memuat lima operator: HATA Digital, Luno Malaysia, MX Global, SINEGY DAX, dan Kinetic DAX (KDX), yang dulu bernama Tokenize Malaysia. Kamu mungkin menemukan panduan lama atau pernyataan SC yang menyebut tiga atau enam exchange. Pegang tabel SC saja. Torum, yang mendapat persetujuan prinsip pada 2024, tidak tercantum di sana saat pengecekan terakhir kami.
SC merevisi pedoman itu pada 20 Mei 2026 dan langsung memberlakukannya. Perubahannya menyederhanakan proses persetujuan supaya exchange terdaftar bisa meluncurkan produk lebih cepat. Di sisi lain, syarat keuangan, kepemilikan saham, dan manajemen dinaikkan, dan perlindungan aset nasabah diperketat. Exchange juga diminta bergabung dengan Financial Markets Ombudsman Service pada 2026, sehingga pengguna punya jalur resmi untuk sengketa. SC juga memperbarui aturan ETF-nya agar ETF mata uang digital diperbolehkan.
Apa yang boleh dicatatkan exchange
Selama bertahun-tahun, setiap aset digital butuh persetujuan SC sebelum bisa dicatatkan di exchange terdaftar. Laporan dari akhir 2025 menyebut ada 19 token yang disetujui dan bahwa mulai 2026 exchange boleh mencatatkan token berdasarkan proses tata kelola internal mereka sendiri. Bagi pembeli XLM, tesnya sederhana: kalau exchange terdaftar menjalankan pasar XLM/MYR, kamu sedang bertransaksi di dalam sistem yang diatur. Itulah yang terjadi di Luno dan Hata saat ini.
Investor Alert List dan penegakan hukum
SC punya Investor Alert List, daftar situs, entitas, dan individu yang tidak berizin. Cek dulu daftar ini sebelum menyetor dana ke mana pun. SC sudah bertindak terhadap exchange luar negeri yang melayani warga Malaysia tanpa registrasi, termasuk Binance dan Huobi pada 2021. Pada Desember 2024, SC menegur Bybit secara terbuka dan memerintahkannya menutup situs, aplikasi, dan grup Telegram khusus Malaysia. Pada 2026, SC menindak empat exchange tak terdaftar lainnya dan bekerja sama dengan Google untuk membatasi promosi mereka kepada warga Malaysia mulai 14 April. Panduan regulasi dan keamanan kami membandingkan model Malaysia dengan negara lain.
Bank Negara Malaysia: bukan alat pembayaran sah, tapi melirik stablecoin
Bank Negara Malaysia (BNM) yang menentukan arah soal uang itu sendiri. Dalam pernyataannya pada 2014, BNM menyebut Bitcoin tidak diakui sebagai alat pembayaran yang sah di Malaysia dan bank sentral tidak mengatur operasinya. Posisi itu masih berlaku: kamu boleh memiliki XLM sebagai aset, tapi ringgit adalah satu-satunya alat pembayaran yang sah, dan exchange berada di bawah SC.
Meski begitu, BNM sedang menjajaki uang yang ditokenisasi. Digital Asset Innovation Hub milik BNM menjalankan uji coba sandbox untuk stablecoin ringgit dan deposito yang ditokenisasi. Pada Februari 2026, gubernur BNM menyebut bank sentral sudah menerima sekitar 30 sampai 35 permohonan stablecoin dan aset digital, seperti dilaporkan The Star, dan menargetkan kejelasan soal stablecoin ringgit pada akhir 2026. Belum ada laporan bahwa uji coba itu memakai Stellar.
Pajak kripto di Malaysia: kata LHDN
Malaysia tidak punya pajak keuntungan modal umum atas kripto, tapi bukan berarti kripto bebas pajak. Lembaga Hasil Dalam Negeri (LHDN, yang juga memakai merek HASiL) menerbitkan edisi kedua Guidelines on the Tax Treatment of Digital Currency pada 5 Desember 2025, menggantikan edisi sebelumnya. Pertanyaan kuncinya: apakah kamu trading sebagai bisnis?
Keuntungan dari trading yang sering dan berorientasi profit bisa dihitung sebagai penghasilan usaha, dinilai dengan “badges of trade” klasik seperti frekuensi, lama kepemilikan, dan niat. Penghasilan mining dan pembayaran yang diterima dalam mata uang digital juga kena pajak. Investasi jangka panjang yang sungguhan, penjualan sesekali yang bukan bisnis, atau penggunaan pribadi umumnya tidak dipajaki. Nilainya dihitung dalam ringgit, harga perolehan memakai metode first-in, first-out (FIFO), dan kamu diharapkan menyimpan catatan.
LHDN juga makin memperhatikan. Dalam operasi “Ops Token” pada 2026 bersama kepolisian dan CyberSecurity Malaysia, LHDN mendatangi sepuluh lokasi di Lembah Klang, dan kepala eksekutifnya menyatakan individu yang trading kripto di Malaysia wajib membayar pajak penghasilan, seperti diberitakan theSun. Saran kami yang paling sederhana: keuntungan kripto di Malaysia bisa kena pajak tergantung apakah kamu trading sebagai bisnis, jadi simpan setiap bukti transaksi dalam ringgit dan cek pedoman LHDN atau konsultan pajak sebelum melapor.
Cara beli XLM di Malaysia dengan ringgit
Untuk beli XLM di Malaysia di dalam sistem yang diatur, pilih exchange terdaftar SC yang menyediakannya, verifikasi identitas, lalu setor ringgit. Saat pengecekan terakhir kami, pilihannya Luno atau Hata, keduanya dengan pasar XLM/MYR. Satu ulasan pihak ketiga juga mencantumkan XLM di KDX, tapi kami tidak bisa memastikannya di halaman resmi KDX. Kami tidak menemukan bukti XLM tersedia di MX Global atau SINEGY. Ulasan exchange Malaysia kami membahasnya platform demi platform, dan panduan cara beli Stellar Lumens menjelaskan dasar-dasarnya.
Setoran biasanya lewat FPX, gerbang pembayaran internet banking yang dikenal hampir semua orang Malaysia dari urusan bayar tagihan. Luno sudah menawarkan setoran FPX instan sejak 2020 dan menambahkan setoran lewat Touch ‘n Go eWallet pada 2023. Hata juga menerima FPX dan mewajibkan nama rekening bank sama dengan nama akun Hata-mu. Setoran lewat DuitNow tidak bisa kami pastikan di kedua exchange, jadi cek layar setoran di aplikasi. FPX biasanya cepat, tapi Luno melaporkan gangguan FPX yang hilang-timbul pada Oktober 2026, jadi “instan” adalah kebiasaan, bukan janji.
Kalau berniat menyimpan lama, pertimbangkan memindahkan XLM ke dompet self-custody. Panduan dompet Stellar kami menjelaskan pilihannya, dan akun Stellar baru butuh saldo minimum setidaknya 1 XLM, menurut dokumentasi developer Stellar.
Remitansi: Malaysia mengirim, dan peran jujur Stellar
Malaysia adalah negara pengirim remitansi yang besar. Data Bank Dunia mencatat remitansi pribadi yang keluar dari Malaysia sekitar US$13,83 miliar pada 2025, naik dari US$11,12 miliar pada 2024 dan US$9,65 miliar pada 2023. Sebagian besar uang itu berasal dari tenaga kerja asing yang jumlahnya besar, dengan pekerja dari negara seperti Indonesia, Bangladesh, dan Nepal, meski kami tidak punya rincian per koridor yang terverifikasi.
Bayangkan seorang pekerja bangunan asal Lombok di Johor yang mengirim sebagian upahnya ke keluarga di kampung. Stellar memang dirancang untuk transfer seperti ini: ledger ditutup dalam sekitar lima detik dan biaya dasar jaringannya 0,00001 XLM. Panduan pembayaran lintas negara kami menjelaskan bagaimana anchor mengubah uang lokal menjadi token seperti USDC dan sebaliknya. Masalahnya ada di kilometer terakhir. Kami tidak menemukan anchor Stellar aktif di Malaysia, tidak ada stablecoin ringgit di Stellar, dan tidak ada anchor Stellar yang mencairkan rupiah atau taka. Stellar Development Foundation pernah menyampaikan rencana jaringan anchor di Indonesia, Filipina, dan Vietnam, tapi itu masih rencana, belum layanan.
Bisakah dia membeli XLM di Luno, mengirimnya ke exchange Indonesia, lalu menjualnya ke rupiah? Secara teknis bisa, karena beberapa platform Indonesia punya pasar XLM/IDR, seperti dijelaskan di panduan Indonesia kami. Tapi dia harus membayar dua kali spread, menanggung risiko harga, butuh akun terverifikasi di dua negara, dan kena pajak transaksi kripto Indonesia. Untuk sekarang, layanan remitansi berizin tetap jalur yang paling masuk akal.
Stellar di Malaysia: Myrra milik Kenanga dan reksa dana tokenisasi
Aktivitas Stellar yang paling konkret di Malaysia datang dari keuangan arus utama. Pada 26 Februari 2026, Kenanga Group dan Stellar Development Foundation mengumumkan Myrra, platform token yang dibangun di atas blockchain Stellar. Produk pertamanya adalah Kenanga Money Market Fund (KMMF) dan Kenanga Islamic Money Market Fund (KIMMF), yang dikelola Kenanga Investors dan disebut sebagai unit trust tokenisasi pertama yang beroperasi di Malaysia. Setiap token diterbitkan satu banding satu terhadap unit reksa dana, dan investor membeli serta menjualnya lewat portal web Myrra. Model ini kami bahas lebih jauh di panduan tokenisasi.
Reksa dana syariahnya penting untuk pasar yang mayoritas penduduknya Muslim. Kenanga menyebut KIMMF selaras dengan prinsip syariah, yang menunjukkan produk patuh syariah bisa berjalan di atas jaringan Stellar. Tapi itu pernyataan tentang reksa dananya, bukan tentang XLM. Kami tidak menemukan sertifikasi syariah atau fatwa khusus untuk XLM, jadi kalau hal itu penting bagimu, tanyakan ke penasihat syariah yang kompeten. Kenanga juga mengendalikan KDX, salah satu dari lima exchange terdaftar, setelah menaikkan kepemilikannya menjadi 81,70% pada Maret 2026. Namun kami tidak menemukan bukti bahwa hubungan KDX dengan Kenanga melibatkan trading XLM.
Istilah pencarian lokal: Inggris dulu, Melayu menyusul
Warga Malaysia kebanyakan mencari info kripto dalam bahasa Inggris, jadi frasa yang umum adalah “xlm price”, “xlm myr”, dan “stellar lumens malaysia”. Istilah Melayu muncul di berita, dokumen resmi, dan menu aplikasi, dan banyak yang mirip bahasa Indonesia. Beberapa yang perlu kamu kenal:
- Harga XLM: sama persis dengan yang dipakai orang Indonesia. Mata uangnya ringgit atau RM.
- Aset digital dan mata wang digital: aset digital dan mata uang digital, istilah yang akan kamu temui di dokumen SC dan LHDN.
- Cukai: di Malaysia artinya pajak, seperti dalam “cukai kripto”, bukan bea cukai seperti yang biasa kita pahami. Pelaburan berarti investasi.
- Dompet: dompet kripto, sama seperti di Indonesia. Banyak aplikasi tetap memakai kata Inggrisnya, wallet.
- Patuh Syariah: sesuai syariah, label yang perlu dicari di produk keuangan Islam.
Tetap aman dengan XLM di Malaysia
Mulailah dari daftar SC. Apakah exchange-nya ada di daftar bursa aset digital terdaftar, dan apakah namanya tidak muncul di Investor Alert List? Platform tak terdaftar bisa diperintahkan menutup aplikasi dan situs Malaysia-nya, yang bisa membuat nasabah kalang kabut. Sejak April 2026, iklan exchange tak terdaftar juga seharusnya makin jarang terlihat, jadi anggap promosi media sosial yang terlalu mulus sebagai tanda bahaya.
Penipu senang memakai kripto sebagai umpan. Waspadai grup Telegram atau WhatsApp yang menjanjikan untung pasti dari “proyek Stellar”, dan jangan pernah membagikan recovery phrase. Tidak ada exchange, dompet, atau anggota tim Stellar asli yang akan memintanya. Saat mengirim XLM ke exchange lain, salin memo persis seperti yang diberikan, karena platform memakainya untuk mengkreditkan setoranmu, dan kirim jumlah kecil dulu sebagai tes. Halaman kami tentang biaya dan kecepatan transfer XLM menjelaskan cara kerja memo. Terakhir, XLM itu fluktuatif. Tidak ada isi halaman ini yang merupakan saran investasi, dan belilah hanya sebanyak yang siap kamu lihat turun tajam.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah kripto legal di Malaysia?
Legal. Membeli, menyimpan, dan menjual kripto diperbolehkan, dan token digital diperlakukan sebagai efek berdasarkan sebuah order tahun 2019, sehingga exchange wajib terdaftar di Securities Commission sebagai bursa aset digital. Kripto bukan alat pembayaran yang sah: sejak 2014 Bank Negara Malaysia menyatakan Bitcoin tidak diakui sebagai legal tender.
Apakah keuntungan kripto di Malaysia kena pajak?
Tergantung apa yang kamu lakukan. Menurut pedoman mata uang digital LHDN, keuntungan dari trading yang sering dan berorientasi profit, penghasilan mining, dan pembayaran yang diterima dalam kripto dikenai pajak, sedangkan investasi jangka panjang yang sungguhan umumnya tidak. Catat semuanya dalam ringgit dan cek pedoman LHDN atau konsultan pajak sebelum melapor.
Bagaimana cara beli XLM di Malaysia?
Buka akun di exchange terdaftar Securities Commission yang menyediakan XLM. Saat pengecekan terakhir kami, Luno dan Hata sama-sama punya pasar XLM/MYR. Verifikasi identitasmu, setor ringgit lewat FPX dari rekening bank atas namamu sendiri, lalu beli. Perbandingan exchange Malaysia kami mengulas setiap platform terdaftar.
Kenapa harga XLM di Malaysia beda-beda di tiap aplikasi?
Setiap exchange punya order book XLM/MYR sendiri, dan likuiditas ringgit tipis, jadi transaksi terakhir di Luno atau Hata bisa sedikit di atas atau di bawah harga dolar global yang dikonversi ke ringgit. Bandingkan harga di aplikasi dengan widget live di halaman ini sebelum order besar.
Bisakah memakai Stellar untuk kirim uang dari Malaysia ke Indonesia atau Bangladesh?
Secara teknis kamu bisa mengirim XLM ke platform di luar negeri dalam hitungan detik, tapi kami tidak menemukan anchor Stellar aktif yang mencairkan rupiah atau taka, dan tidak ada stablecoin ringgit di Stellar. Kamu menanggung risiko harga dan membayar spread di kedua ujung, jadi layanan remitansi berizin masih jadi pilihan paling praktis bagi kebanyakan pekerja.


